Home Berita MENGENAL TAQWA

MENGENAL TAQWA

by Humas IAIN Palangka Raya
0 comment 3.3K views

Oleh: Dr. Hj. Muslimah, M.Pd.I
Banyak ayat al-Quran dan hadis yang menyerukan agar bertaqwa, ini artinya bertaqwa merupakan kewajiban bagi seorang hamba. Allah berfirman “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya…” (QS. Ali Imran: 102). Ayat ini turun pada masa jahiliah, suku Aus dan Kharaj selalu bersengketa. Setelah masuk Islam, suatu hari mereka duduk-duduk santai, tiba-tiba ada yang mengingatkan dengan persengketaan lama yang pernah terjadi, masing-masing terpancing emosi, bahkan hampir angkat senjata. Peristiwa ini diketahui oleh Rasulullah saw dan mengatakan “Bertaqwalah kepada Allah di manapun kau berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan, niscayaia akan menghapusnya, dan perlakukanlah manusia dengan akhlak yang baik” (HR. Turmidzi).

Setelah kejadian di atas, kata-kata taqwa sangat booming disebut dan didengar oleh kaum muslimin. Imam ar-Raghib al-Ishfahani mendefinisikan taqwa sebagai sikap mawas diri dari segala perbuatan doasa dengan meninggalkan larangan yang dapat menyempurnakan perkara yang dihalalkan. Selanjutnya, Umar bin Abdul Aziz mendefinisikan taqwa adalah meninggalkan segala yang diharamkan dan menunaikan segala yang diperintahkan. Jadi inti dari taqwa adalah memelihara diri, mawas diri dan membentengi diri dari yang dimurkai Allah.

Saking penting dan tingginya predikat taqwa, para sahabat pernah menanyakan kepada Abdullah bin Umar yang menangis ketika diingatkan tentang taqwa, sementara dia termasuk orang yang paling taat. Ternyata menangisnya karena teringat dengan firman Allah “Sesungguhnya Allah hanya menerima amal ibadah dari orang-orang yang bertaqwa” (QS. al-Maidah: 27). Bahkan Allah menjanjikan “…Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan megadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka…” (QS. at-Thalaq: 2-3).

Sesugguhnya rezeki yang diperlukan manusia di sisi Allah tidak hanya berupa materi, tetapi semua yang bernilai kebaikan, misalnya: sehat, ketaatan, kefahaman terhadap agama, ketentraman, kemudahan, kasih sayang, dan lain-lain akan Allah berikan secara cuma-cuma kepada yang bertaqwa dengan cara diminta atau pun tidak, karena Allah lebih tahu kebutuhan yang tepat bagi hambanya dari pada hamba itu sendiri. Akan datang kepada si taqwa dari segala penjuru (atas, bawah, kiri, kanan, muka, belakang), dari segala keadaan (disadari atau tidak disadari, saat tidur ataupun terbangun). Semoga kita termasuk orang yang muttaqin.

You may also like

Leave a Comment

HUMAS/AUAK

IAIN PALANGKA RAYA

Kampus Itah News

Fakultas

Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

COPYRIGHT © 2018-2023 HUMAS IAIN PALANGKA RAYA

PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK