Home Berita IAIN PALANGKA RAYA SIAPKAN RANCANGAN ALIH STATUS MENJADI UIN

IAIN PALANGKA RAYA SIAPKAN RANCANGAN ALIH STATUS MENJADI UIN

by Humas IAIN Palangka Raya
0 comment 984 views

Palangka Raya – Untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi  Pembinaan Kelembagaan PTKIN 22 s.d. 23 September 2019 yang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, dan tim transformasi 11 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang akan bertransformasi atau alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), Rektor IAIN Palangka Raya, Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag., mengadakan rapat dengan semua unsur pimpiman IAIN Palangka Raya. Rapat yang diselenggarakan di Aula lantai 3 Perpustakaan IAIN Palangka Raya ini dihadiri tak kurang dari 65 orang, termasuk Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK), H. Abdul Rahman M. Pd.

Di awal rapat, Rektor IAIN Palangka Raya menyampaikan tinjauan umum tentang Rapat Koordinasi  Pembinaan Kelembagaan PTKIN yang salah satu agendanya adalah Update Perkembangan Pemenuhan Persyaratan Perubahan Bentuk. “IAIN Palangka Raya telah menunjukkan progress yang menggembirakan dibandingkan dengan  pemenuhan persyaratan perubahan bentuk yang dipresentasikan pada bulan Mei 2019, “ ujar beliau, “namun, ada beberapa persyaratan yang belum bisa kita penuhi secara maksimal.” Rektor IAIN Palangka Raya juga menggarisbawahi bahwa prosentase kemajuan tersebut berkisar di angka 21%.

Pada sesi kedua, Ketua Tim Transformasi IAIN Palangka Raya, Dr. H. Abdul Qodir, M.Pd. menguraikan berapa skor yang diperoleh IAIN Palangka Raya untuk 22 unsur utama perubahan berdasarkan assessment yang dipimpin oleh Prof. Dr. Suwito, M.A. dari UIN Syarif Hidayatullah. Unsur utama perubahan tersebut memiliki bobot/ prosentase yang berbeda mulai dari 2 sampai 8. Anasir dengan bobot terbesar adalah minimal 16 Program Studi dan 60% terakreditasi A, jumlah Profesor mencapai 15% dan jumlah Doktor minimal 25% dari jumlah Dosen tetap, serta naskah akademik filosofi keilmuan kampus. “Untuk masing-masing elemen tersebut”, lanjut Ketua Tim Transformasi, “IAIN Palangka Raya memperoleh skor 1, 2, 3, dan 3.” Seraya menyisiri setiap unsur, Ketua Tim Transformasi juga menyoroti sistem manajemen informasi yang komprehensif sejak IAIN PAlangka Raya dirintis dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Palangka Raya, termasuk data kepegawaian, lulusan, dan prestasi.

Berdasarkan hasil skor total unsur tersebut, Rektor IAIN Palangka Raya membuka dialog untuk mengatur strategi akselerasi pemenuhan persyaratan perubahan bentuk. “Tentu, kita semua harus bekerja sama agar UIN Palangka Raya yang merupakan tanggung jawab keumatan dan kebangsaan ini, khususnya umat Islam di Kalimantan Tengah, bisa ditunaikan sesegera mungkin,” imbau beliau. Sesi dialog diisi saran dan kritik konstruktif, termasuk dari Wakil Rektor 3 dan Direktur Pascasarjana. Secara keseluruhan semua peserta rapat sepakat untuk berperan aktif dalam proses transformasi IAIN Palangka Raya menjadi UIN Palangka Raya. Di akhir rapat, Ketua Tim Transformasi menyimpulkan bahwa data yang relevan akan dikumpulkan dan dianalisis dalam kesempatan pertama sampai akhir Oktober 2019 serta program kerja disusun secara sinergis dengan titik utama pada pemenuhan persyaratan perubahan bentuk dan akreditasi Program Studi/ Institusi.

You may also like

Leave a Comment

HUMAS/AUAK

IAIN PALANGKA RAYA

Kampus Itah News

Fakultas

Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

COPYRIGHT © 2018-2023 HUMAS IAIN PALANGKA RAYA

PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK